melihat anak kecil itu memakan reruntuhan bangunan
melihat orng itu memakan becaknya sambil mengayuhnya
sedang para pnguasa memakan emas dan uang
melihat orng itu memakan becaknya sambil mengayuhnya
sedang para pnguasa memakan emas dan uang
tak memperdulikan
mereka yg telah memilih mereka
sedang penguasa yg lainya tak kenal ampun
sedang penguasa yg lainya tak kenal ampun
menyumbangkan mkanan
yg sama terus menerus
hingga tubuh itu berubah menjadi ranting kering di pohon yang subur
hingga tubuh itu berubah menjadi ranting kering di pohon yang subur
tidakkah mereka
mengetahui atau mereka pura-pura lupa
emas dan harta yg
mereka telan dari tetesan peluh anak kecil dan tukang becak itu
tidakkah mereka merasa mual tidakkah mereka merasa sakit
oh diri...
oh jiwa...
oh raga....
kau selalu berkata aku lihat
aku dengar
dan aku merasakan
padahal mata telah buta
teliga telah tuli
dan hati telah mati
hingga kucang kucang kluar hotel
menebarkan aroma air mata
tidakkah mereka merasa mual tidakkah mereka merasa sakit
oh diri...
oh jiwa...
oh raga....
kau selalu berkata aku lihat
aku dengar
dan aku merasakan
padahal mata telah buta
teliga telah tuli
dan hati telah mati
hingga kucang kucang kluar hotel
menebarkan aroma air mata
MUHAMMAD AKBAR KK
21-07-2013
di sebuah ruang tamu penuh kue
di sebuah ruang tamu penuh kue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar